Salam Sempurna
“Dia, yang mau menerima dirinya, akan mampu membangkitkan setiap potensi dan kekuatan yang telah Tuhan berikan untuknya!”
Manusia terlahir dengan kondisi dan keadaan yang berbeda, mulai dari bentuk fisik, raut wajah, hingga sifat yang dibawanya. Kita semua terlahir dengan segenap keutuhan dari kelebihan dan kekurangan. Tidak pernah ada yang salah dalam sifat kelebihan dan kekurangan, ini, sama halnya seperti hubungan yang alami antara siang-malam, terbit-tenggelam, hitam-putih, semua hal tersebut justru saling melengkapi dan membuat kita menjadi lebih bijak dalam menyikapi kehidupan. Karena ketika kita mampu menempatkan segala sesuatu sesuai dengan porsinya maka kehidupan akan terasa lebih sempurna dan kita akan menjadi semakin bijak.
Tuhan menciptakan setiap manusia dengan segenap potensi yang dimilikinya dan kemampuan untuk membangkitkan potensi tersebut. Bahkan ilmu psikologi modern menyebutkan bahwa ketika setiap manusia ingin menjadi yang terbaik dalam kehidupannya, maka selayaknya ia harus selalu berfokus pada kekuatan yang dimilikinya, mengasah dengan segenap kemampuan, dan mengesampingkan kelemahan yang dimilikinya.
Fokus pada kekuatan akan membuat kita mampu untuk mensyukuri dan mengasah apa yang telah Tuhan berikan untuk kita. Inilah nantinya yang secara otomatis akan menutupi kelemahan yang ada pada diri kita
Ada 3 sikap yang dapat anda lakukan untuk sepenuhnya bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan untuk anda:
1. Menerima Keadaan Diri
Menerima adalah satu-satunya kunci agar anda mampu bersyukur dan membuka katup potensi yang sedang terkunci dalam diri anda. Apapun keadaan diri anda saat ini, baik maupun buruk, yakinlah bahwa Tuhan menciptakan anda dengan suatu tujuan yang mungkin, ketika anda mulai menerima keadaan diri anda, anda akan mampu melihat tujuan tersebut. Terimalah keadaan diri anda terlebih dahulu, jangan dipikirkan lagi, maka pikiran andapun akan mulai berpikir tentang apa yang bisa anda berikan pada dunia ini. Manusia diciptakan untuk memberikan manfaat yang “seharusnya” jauh lebih besar dari hanya untuk dirinya sendiri.
Terimalah diri anda dan mulailah berpikir tentang apa yang bisa aku lakukan untuk kehidupanku dan dunia yang aku tinggali ini.
2. Jangan Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Sekali lagi saya ulangi, setiap manusia terlahir dengan kondisi dan keadaan yang berbeda-beda. Bahkan dua orang kembarpun tidak akan mampu menyamakan nasibnya satu dengan lainnya. Your Destiny is Your Life and Others Destiny are Their Life.
Seorang pelari yang selalu menoleh kearah pesaingnya pasti akan terjatuh karena tersandung batu yang ada di depannya.
Terkadang memang rumput tetangga terlihat lebih hijau, tapi saya yakinkan anda,apa yang menurut anda orang lain miliki yang mampu membuat diri anda bahagia, belum tentu bisa membuat anda merasa bahagia. Kebahagiaan sejati itu letaknya di dalam hati. Apabila anda mencarinya di luar diri anda, maka anda tidak akan menemukannya karena anda sedang mencarinya di tempat yang salah.
3. Fokus pada Kekuatan Diri
Ini seperti permainan melihat titik hitam pada selembar kain putih. Ketika anda hanya berfokus pada titik hitam, maka selembar kain putih yang begitu besar akan terlewat begitu saja dari fokus pribadi anda. Setiap kita terlahir dengan kelebihan yang kita miliki, tidak akan pernah ada yang serupa. Kenali kelebihan anda dengan melihat pola yang telah Tuhan berikan untuk anda semasa hidup anda. Setiap manusia akan diarahkan menuju takdirnya masing-masing.
“Dia, yang mau menerima dirinya, akan mampu membangkitkan setiap potensi dan kekuatan yang telah Tuhan berikan untuknya!”
Manusia terlahir dengan kondisi dan keadaan yang berbeda, mulai dari bentuk fisik, raut wajah, hingga sifat yang dibawanya. Kita semua terlahir dengan segenap keutuhan dari kelebihan dan kekurangan. Tidak pernah ada yang salah dalam sifat kelebihan dan kekurangan, ini, sama halnya seperti hubungan yang alami antara siang-malam, terbit-tenggelam, hitam-putih, semua hal tersebut justru saling melengkapi dan membuat kita menjadi lebih bijak dalam menyikapi kehidupan. Karena ketika kita mampu menempatkan segala sesuatu sesuai dengan porsinya maka kehidupan akan terasa lebih sempurna dan kita akan menjadi semakin bijak.
Tuhan menciptakan setiap manusia dengan segenap potensi yang dimilikinya dan kemampuan untuk membangkitkan potensi tersebut. Bahkan ilmu psikologi modern menyebutkan bahwa ketika setiap manusia ingin menjadi yang terbaik dalam kehidupannya, maka selayaknya ia harus selalu berfokus pada kekuatan yang dimilikinya, mengasah dengan segenap kemampuan, dan mengesampingkan kelemahan yang dimilikinya.
Fokus pada kekuatan akan membuat kita mampu untuk mensyukuri dan mengasah apa yang telah Tuhan berikan untuk kita. Inilah nantinya yang secara otomatis akan menutupi kelemahan yang ada pada diri kita
Ada 3 sikap yang dapat anda lakukan untuk sepenuhnya bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan untuk anda:
1. Menerima Keadaan Diri
Menerima adalah satu-satunya kunci agar anda mampu bersyukur dan membuka katup potensi yang sedang terkunci dalam diri anda. Apapun keadaan diri anda saat ini, baik maupun buruk, yakinlah bahwa Tuhan menciptakan anda dengan suatu tujuan yang mungkin, ketika anda mulai menerima keadaan diri anda, anda akan mampu melihat tujuan tersebut. Terimalah keadaan diri anda terlebih dahulu, jangan dipikirkan lagi, maka pikiran andapun akan mulai berpikir tentang apa yang bisa anda berikan pada dunia ini. Manusia diciptakan untuk memberikan manfaat yang “seharusnya” jauh lebih besar dari hanya untuk dirinya sendiri.
Terimalah diri anda dan mulailah berpikir tentang apa yang bisa aku lakukan untuk kehidupanku dan dunia yang aku tinggali ini.
2. Jangan Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Sekali lagi saya ulangi, setiap manusia terlahir dengan kondisi dan keadaan yang berbeda-beda. Bahkan dua orang kembarpun tidak akan mampu menyamakan nasibnya satu dengan lainnya. Your Destiny is Your Life and Others Destiny are Their Life.
Seorang pelari yang selalu menoleh kearah pesaingnya pasti akan terjatuh karena tersandung batu yang ada di depannya.
Terkadang memang rumput tetangga terlihat lebih hijau, tapi saya yakinkan anda,apa yang menurut anda orang lain miliki yang mampu membuat diri anda bahagia, belum tentu bisa membuat anda merasa bahagia. Kebahagiaan sejati itu letaknya di dalam hati. Apabila anda mencarinya di luar diri anda, maka anda tidak akan menemukannya karena anda sedang mencarinya di tempat yang salah.
3. Fokus pada Kekuatan Diri
Ini seperti permainan melihat titik hitam pada selembar kain putih. Ketika anda hanya berfokus pada titik hitam, maka selembar kain putih yang begitu besar akan terlewat begitu saja dari fokus pribadi anda. Setiap kita terlahir dengan kelebihan yang kita miliki, tidak akan pernah ada yang serupa. Kenali kelebihan anda dengan melihat pola yang telah Tuhan berikan untuk anda semasa hidup anda. Setiap manusia akan diarahkan menuju takdirnya masing-masing.
Apa yang sejak kecil hingga kini senang anda lakukan dan ketika anda melakukannya, anda sangat brilian dan tidak pernah merasa lelah? Kenali ia, yakinlah pada diri anda, asahlah, lalu jadikan itu sebagai kekuatan yang akan membuat diri anda selaras dengan jalan Tuhan. Maka sukses andapun akan menjelang.
Semoga Bermanfaat
Cintai Kehidupan, karena Hidup Begitu Sempurna.
Salam SEMPURNA untuk Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar