Senin, 02 Agustus 2010

KAMUFLASE KEHIDUPAN

By : Rama Nugraha

Salam Sempurna

Seorang pemain sirkus pergi ke tengah hutan untuk mencari anak ular yang akan dilatihnya bermain sirkus. Beberapa hari kemudian, ia menemukan beberapa anak ular dan mulai melatihnya. Mula-mula anak ular itu dibelitkannya pada kakinya. Setelah ular itu menjadi besar, dilatih untuk melakukan permainan yang lebih berbahaya diantaranya membelit tubuh pelatihnya.

Sesudah berhasil melatih ular itu dengan baik, pemain sikus itu mulai mengadakan pertunjukan secara umum. Hari demi hari jumlah penontonnya semakin banyak. Uang yang diterimanyapun semakin besar. Suatu hari, permainanpun segera dimulai. Atraksi demi atraksi silih berganti. Semua penonton tidak putus-putusnya bertepuk tangan menyambut setiap pertunjukan. Akhirnya, tibalah acara yang mendebarkan yaitu permainan ular. Pemain sirkus memerintahkan ular itu untuk membelit tubuhnya.

Seperti biasa, ular itu melakukan apa yang diperintahkan. Ia mulai melilitkan tubuhnya sedikit demi sedikit pada tubuh tuannya. Semakin lama makin keras lilitannya. Pemain sirkus kesakitan. Oleh karena itu, ia lalu memerintahkan agar ular itu melepaskan lilitannya, tetapi ular itu tidak taat. Sebaliknya ia semakin liar dan lilitannya semakin kuat. Para penonton menjadi panik, ketika jeritan yang sangat memilukan terdengar dari pemain sirkus itu dan akhirnya ia meninggal.

“Sahabat, terkadang sesuatu yang berbahaya dan dosa terlihat menyenangkan dan tidak membahayakan. Kita merasa tidak terganggu dan dapat mengendalikannya. Tetapi pada kenyataannya, apabila dosa dan bahaya itu telah mulai melilit hidup kita, sukar dapat melepaskan diri lagi darinya.”
Cintai Kehidupan, karena Hidup Begitu Sempurna
Salam Sukses untuk Anda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar